#KampanyePositif; SAF Menunjuk Duta Sosialisasi

Spread the love

Serang- SAF (21/9) Perhelatan pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi yang harus disampaikan pada semua elemen masyarakat mulai dari tingkat sekolah menengah hingga ke perguruan tinggi. Maraknya issu-issu yang tidak berdasar yang disampaikan pada media sosial, menyebabkan banyaknya bertebaran berita-berita bohong yang dikonsumsi oleh masyarakat, tanpa melihat dari mana sumber berita tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Direktur Eksekutif Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) Moch. Fahmi Abduh pada acara pembukaan sosialisasi #KampanyePositif Pemilu 2019 bertempat di SMU Darru Rahman Kota Serang-Banten (19/9).

Lanjut Fahmi bahwa perlu kami sampaikan bahwa Kampanyepositif Pemilu 2019 di inisiasi oleh SAF dan telah dideklarasikan secara bersama-sama antara Bawaslu Banten dan KPU Banten serta dari pihak Kepolisian Republik Indonesia dan telah dilakukan penandatanganan secara bersama-sama sebagai dokumen bersama untuk sosialisasikan. Perlu juga saya sampaikan bahwa dalam rangka sosialisasi lebih terarah dan terukur SAF menunjuk Tubagus Rahmat, M.Pd sebagai Duta #Kampenyepositif dalam rangak sosialisasi. “Tegasnya”

Senada disampaikan Direktur Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation Jaka Permana bahwa sejak deklarasi secara bersama-sama maka ini merupakan bagian dari kegiatan untuk sosialisasi pemilu yang mengedepankan prinsip kemanuiaan. Lanjut Jaka bahwa sosialisasi ini ditargetkan untuk menyampaikan dan sekaligus menyadarkan masyarakat, terutama kalangan milenial, anak muda yang setiap hari tergantung pada media sosial dalam mencari berita dan opini terkait pemilu 2019, maka dibutuhkan adanya komitmen bersama dalam menangani persoalan berita-berita bohong.

Menurut Tubagus Rahmat bahwa saya ditunjuk sebagai Duta #Kampanyepositif, dalam hal ini saya bersedia untuk lebih melakukan sosialisasi pada adik-adik, teman-teman dan sahabat-sahabat di seluruh Indonesia dan dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan di Sumatera. Tujuan kegiatan ini untuk selalu mengedepankan prinsip penyebaran berita yang dikutip melalui media sosial harus terlebih dahulu dibaca secara cermat dan didalami apa makna isi berita tersebut.

Lebih lanjut Rahmat, bahwa selama ini media sosial seolah-olah sudah menjadi konsumsi yang wajib bagai kalangan milenal sehingga penting untuk saling mengingatkan apalagi dalam hal berita-berita terkait kampanye pemilu 2019 harus diarahakan lebih positif agar kita menghasilkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma-norma saling menghormati dan saling menghargai. “Tegas Dosen Bahasa dan Linguistik STISIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Kegiatan sosialisasi hadir pula ketua panitia Solikhin, Direktur Program SAF Bahrul Ulum dan Direktur Media Centre SAF Khairul Anam dan Relawan SAF Depi Permana (Am-SAF)