Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menutup rangkaian kegiatan Seputar Pengenalan Organisasi Kemahasiswaan (SPOK) 2026 dengan gerakan menanam 300 pohon di area Kampus FKIP, Sabtu (15/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Green Campus sekaligus mengajak mahasiswa untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Gerakan penanaman pohon ini turut melibatkan PPG Calon Guru Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya lingkungan kampus yang hijau, rindang, dan berkelanjutan.
Sebanyak 300 pohon ditanam oleh mahasiswa baru di area Kampus FKIP. Terdapat dua jenis pohon yang ditanam, di antaranya pohon albasiah dan jambu.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Enggar Utari, menuturkan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut sesuai dengan visi FKIP, yaitu Campus Green.
“Kegiatan ini sesuai dengan visi kita yaitu green campus agar kelihatan warna hijaunya dulu, paling enggak bukan bangunannya, tapi hijau royoroyo, segar, teduh,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan lingkungan kampus, tetapi juga mengarah pada upaya pelestarian lingkungan. Mahasiswa juga diharapkan dapat merawat pohon yang telah ditanam dan memanfaatkannya sebagai tempat praktikum.
“Kegiatan ini mengarah ke pelestarian lingkungan dan sekaligus meminta mahasiswa merawat dan bisa dijadikan sebagai tempat praktikum,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Robby Zidny, berpesan kepada mahasiswa untuk bersyukur kepada Sang Pencipta, salah satunya dengan cara menanam pohon.
“Dengan cara menanam pohon, nanti pohon akan memberikan hasil kepada kita juga. Pohon ini akan diingat, menjadikan mereka awal pertama kali masuk ke sini sampai dengan tumbuh besar bahkan berbuah, berarti mencerminkan bagaimana mahasiswa bertumbuh di kampus hijau ini,” ujarnya.
Ia berharap pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh subur sehingga FKIP semakin hijau dan rindang serta memberikan keberkahan bagi lingkungan sekitar.
“Harapannya semoga pohonnya bertumbuh subur, FKIP semakin hijau dan juga semakin rindang sehingga memberikan keberkahan bagi lingkungan sekitar,” harapnya.
Di sisi lain, mahasiswa baru, Said, menuturkan bahwa tanaman merupakan jantung dunia. Menurutnya, semakin hijau lingkungan kampus, semakin baik pula sirkulasi udara yang ada di kampus dan lingkungan dapat tetap terjaga.
“Tanaman kan juga jantung dunia dan semakin hijau kampus juga semakin bagus sirkulasi udara di kampus dan terjaga,” tuturnya.
Said berharap seluruh mahasiswa dapat menjaga tanaman yang telah ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Saya harap semua mahasiswa bisa menjaga semua tanaman di sini karena bagaimanapun kita sebagai manusia perlu peka terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Sejalan dengan Said, mahasiswa baru lainnya, Dimas, berharap mahasiswa dapat menjaga tanaman yang telah ditanam agar lingkungan kampus FKIP semakin hijau.
Melalui gerakan penanaman pohon ini, FKIP Untirta bersama PPG Calon Guru Jurusan BK turut mendorong terwujudnya Green Campus yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh warga kampus.