Serang, 10 Juli 2026– Komitmen memperluas akses literasi kepada masyarakat terus diwujudkan melalui Gerakan Literasi Keliling (Geling) yang diselenggarakan oleh Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) berkolaborasi dengan TBM Aisyiyah Banten dan KKM Kelompok 47 Desa Kasunyatan Universitas Primagraha. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten ini mendapat sambutan hangat dari anak-anak, orang tua, serta masyarakat setempat.
Gerakan Literasi Keliling menghadirkan berbagai koleksi buku bacaan, aktivitas membaca bersama, pendampingan literasi, hingga permainan edukatif yang bertujuan menumbuhkan minat baca sejak usia dini sekaligus menjadikan ruang publik sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
Direktur Rumah Buku SAF, Aji Sahyudi, S.A.P., menyampaikan bahwa Gerakan Literasi Keliling merupakan bagian dari upaya membangun budaya baca yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Literasi tidak boleh hanya hadir di ruang-ruang formal. Melalui Gerakan Literasi Keliling, kami ingin menghadirkan buku dan kegiatan belajar langsung ke tengah masyarakat sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk membaca, belajar, dan bermimpi. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa gerakan literasi akan semakin kuat ketika dikerjakan bersama.”
Perwakilan TBM Aisyiyah Banten, Ibu Iroh, menuturkan bahwa sinergi antar komunitas menjadi kunci dalam memperluas dampak gerakan literasi.
“TBM Aisyiyah Banten selalu berkomitmen mendukung peningkatan budaya membaca di masyarakat. Kami mengapresiasi kolaborasi ini karena menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mengembangkan literasi di Banten.”
Sementara itu, Arif, Ketua KKM Kelompok 47 Desa Kasunyatan Universitas Primagraha, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata.
“Sebagai mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa, kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kolaborasi dengan Rumah Buku SAF dan TBM Aisyiyah Banten menjadi pengalaman berharga sekaligus wujud kontribusi kami dalam meningkatkan budaya literasi di Desa Kasunyatan.”
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Anak-anak tampak menikmati berbagai buku bacaan yang tersedia, sementara para orang tua memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Salah seorang warga Desa Kasunyatan, Siti Aminah, mengaku senang dengan hadirnya Gerakan Literasi Keliling di lingkungan tempat tinggalnya.
“Anak-anak sangat senang karena bisa membaca banyak buku yang menarik. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, tetapi bisa rutin datang ke desa kami agar anak-anak semakin semangat belajar dan lebih dekat dengan buku.”
Melalui kolaborasi antara Rumah Buku SAF, TBM Aisyiyah Banten, dan KKM Kelompok 47 Universitas Primagraha, Gerakan Literasi Keliling diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya membaca, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih gemar belajar sepanjang hayat. Rumah Buku SAF berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program literasi ke berbagai wilayah di Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.