Dr. Suwaib Undur Diri Dari Jabatan Ketua STISIP SB Rangkasbitung

Spread the love

LEBAK, Kalimayanews.com – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi (SB) Rangkasbitung Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si mengundurkan diri dari jabatannya setelah memimpin STISIP kurang lebih dua tahun. Pengunduran Suwaib dilakukan diakhir rapat intern Yayasan Setia Budhi Rangkasbitung dengan pihak menajemen STISIP Rangkasbitung di aula Yayasan Setia Budhi Rangkasbitung, pada Jum’at (15/2) sekira pukul 17:30 WIB.

Diketahui, Suwaib juga merupakan dosen yang terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil alias PNS di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang ini telah mendedikasikan dirinya untuk pendidikan di Kabupaten Lebak dengan menjadi ketua STISIP SB Rangkasbitung periode 2017-2021.

Namun, selama masa kepemimpinannya Suwaib merasa adanya bentrokan antara kewajiban di kampus induk Untirta dengan kegiatan dirinya sebagai ketua di STISIP SB Rangkasbitung. Suwaib mengatakan atas dasar itulah dirinya mengambil keputusan pribadi dengan mengundurkan diri sebagai ketua STISIP Rangkasbitung.

” Itu merupakan keputusan pribadi, pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada pihak yayasan kampus,” kata Suwaib ketika dikonfirmasi awak media, Jum’at (15/2).

Selain masalah waktu, pengunduran Suwaib juga disebabkan adanya bentrokan antara kegiatan kampus induk dengan STISIP SB Rangkasbitung yang dilakukan dalam kurun waktu bersamaan.

Ia khawatir kesibukannya di kampus induk Untirta akan menggangu bahkan menjadi hambatan dirinya untuk menjalankan kewajiban sebagai ketua di STISIP SB Rangkasbitung.

” Diawal-awal saya masih bisa membagi waktu, saya tidak bisa meninggalkan kewajiban saya dikampus induk. Saya juga memiliki kegiatan diluar, itu juga tidak bisa ditunda waktunya, kegiatannya itu bersamaan. Sehingga tidak ada waktu untuk berkomunikasi dan berkonsultasi dengan pihak menajemen STISIPSB  Rangkasbitung,” ungkapnya.

Suwaib mengatakan, setelah mengundurkan diri sebagai ketua STISIP SB Rangkasbitung dirinya akan berfokus kepada kewajibannya sebagai dosen di Untirta.

” Saya akan kembali menjadi dosen dan juga PNS di kampus induk Untirta. Rencananya besok saya akan menghadap kepada Rektor Untirta, karena bagaimanapun beliau yang memberi saya mandat untuk memimpin STISIP SB Rangkasbitung,” katanya.

Dirinya berharap, STISIP SB akan mendapatkan Ketua yang lebih baik dari dirinya, sehingga STISIP Setia Budhi Rangkasbitung dapat melaju lebih baik dan dapat bersaing dengan kampus lainya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Setia Budhi Rangkasbitung H. Suhardja, M.Pd  mengatakan, pengunduran Suwaib sebagai ketua STISIP merupakan keputusan yang tidak terduga. Pasalnya semasa jabatannya sebagai ketua STISIP SB Rangkasbitung, Suwaib telah bekerja dengan baik dan telah membawa warna baru didalam bidang pendidikan di Kabupaten Lebak.

Walaupun begitu, dirinya mendukung keputusan yang telah diambil Suwaib. Karena, Suwaib sendiri harus berfokus kepada kewajibannya di Untirta.

” Saya setuju dengan keputusan beliau, karena beliau juga harus berfokus kepada kewajibannya di kampus induk. Dari pada terus dipaksakan, maka akan berdampak kepada dirinya sendiri, yang tidak dapat mendapatkan sesuatu secara maksimal,” ujarnya.

Ketua Yayasan mengatakan, untuk mengisi kekosongan, pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak manajemen kampus dan Yayasan Setia Budhi Rangkasbitung untuk mencari ketua yang siap menggantikan Suwaib memimpin STISIP SB Rangkasbitung.

Dirinya berharap akan adanya ketua baru yang dapat membawa STISIP SB Rangkasbitung menuju kemajuan yang lebih baik lagi.

” Mungkin dalam kurun waktu satu minggu, setelah kita berkoordinasi dengan pihak manajemen kita akan menunjuk ketua STISIP SB yang baru. Saya harap ketua yang baru tersebut merupakan warga asli Rangkasbitung, sehingga segala kegiatan kampus dapat berjalan secara maksimal,” tutupnya.

(*/Suf)/ (Anam-SAF)

 Sumber : http://kalimayanews.com/dr-suwaib-undur-diri-dari-jabatan-ketua-stisip