Serang, 30 September 2026 — Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) menerima kunjungan KITLV-Jakarta, Universitas Leiden, pada Rabu (30/9/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi dalam bidang literasi, penelitian, perpustakaan, serta dokumentasi sejarah dan kebudayaan, khususnya mengenai Banten.
Kunjungan tersebut disambut oleh Aji Sahyudi selaku Direktur Rumah Buku SAF dan Yusril Hanjani selaku Direktur Program Rumah Buku SAF, bersama Facrul Aryadi, Zaenal Afriza, dan Ismettullah selaku bagian dari Rumah Buku SAF.
KITLV merupakan singkatan dari Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde atau Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies, yang merupakan lembaga penelitian yang berfokus pada kajian masyarakat, sejarah, dan berbagai persoalan sosial. KILTV-Jakarta memiliki hubungan dengan Universitas Leiden di Belanda dan memiliki sejarah panjang dalam pengumpulan serta pengelolaan sumber-sumber pengetahuan mengenai Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dalam kunjungan tersebut, pihak KITLV-Jakarta diwakili oleh Budiman dan Wulandari. Keduanya berdiskusi bersama pengelola Rumah Buku SAF mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, khususnya dalam bidang perpustakaan, penelitian, literasi, serta dokumentasi sejarah dan kebudayaan Banten.
Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk saling mengenalkan aktivitas dan sumber daya yang dimiliki masing-masing lembaga, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Sebagai bagian dari pertemuan tersebut, Rumah Buku SAF juga menghibahkan sejumlah koleksi buku kepada KITLV-Jakarta. Koleksi yang diserahkan terutama berkaitan dengan sejarah dan budaya masyarakat Banten serta satu buku karya terbaru Prof. Dr. Suwaib Amirudidin, M.Si. Koleksi tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengembangan dan pengayaan koleksi perpustakaan Universitas Leiden, sekaligus menjadi bagian dari dokumentasi pengetahuan mengenai Banten.
Bagi Rumah Buku SAF, hibah ini merupakan bentuk kontribusi dalam menjaga dan memperluas akses terhadap sumber-sumber pengetahuan lokal. Buku-buku tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan untuk penelitian, pendidikan, dokumentasi, dan kajian mengenai sejarah serta kebudayaan Banten.
Kunjungan KITLV-Jakarta ke Rumah Buku SAF diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kolaborasi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ekosistem literasi, penelitian, dan pelestarian khazanah Kebantenan.