Masuknya Masyarakat Era Digital

Spread the love

 

Masyarakat digital dalam terminologi sederhananya adalah masyarakat yang menjadikan teknologi digital sebagai media perantara dan jembatan dalam pemenuhan kebutuhannya. Terbentuknya satu komunitas masyarakat yang disebut dengan masyarakat digital, tentunya bukan muncul begitu saja. Masyarakat digital terbentuk bukan karena tuntutan zaman, bukan pula karena pergeseran paradigma, apalagi karena adanya desakan. Masyarakat digital terbentuk karena adanya gaya hidup dan tuntutan kebutuhan?.

Berbagai spekulasi dan bahkan perdebatan muncul dalam berbagai forum diskusi, bahwa kehadiran masyarakat digital itu, karena gaya hidup dan desakan kebutuhan.  Gaya hidup bukannya ada kaitan dengan tuntutan zaman dan perkembangan yang mengubah tatanan nilai-nilai masyarakat yang dulunya berinteraksi dengan bertatap muka secara langsung, dan tiba-tiba tergantikan dengan media alat bantu yang namanya teknologi digital. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa sangat penting hadirnya teknologi digital itu?

Realitas dilapangan memperlihatkan bahwa manusia sebagai individu, pada masa sekarang ini sangat menggantungkan hidupnya dengan teknologi digital. Apakah karena kita sudah dituntut untuk tidak perlu membangun komunikasi secara bertatap muka, atau manusia saat ini sudah mulai bermalas-malasan dalam pergerakan secara fisik dalam kegiatan pemenuhan kebutuhan hidupnya?, dan atau manusia sudah mulai beranggapan bahwa melalui teknologi digital dapat menyelesaikan persoalan pribadinya dan bahkan masalah komunitasnya.

Sebagai alat bantu, teknologi digital, sangat berfungsi untuk menjadi jembatan dalam menyambungkan berbagai keinginan-keinginan dan kebutuhan sesaat manusia dalam menyampaikan pesan-pesan kepada khalayak, saudara dan komunitasnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran teknologi digital, banyak yang berpandangan bahwa dapat memudahkan untuk mencapai berbagi target dan keinginannya dengan hanya duduk dan berdiam pada salah satu tempat dan menyambungkan komunikasi melalui digital, maka keinginananya itu tecapai.

Alasan sebagai jembatan untuk mencapai keinginananya dengan sangat mudah dilakukan, dengan kehadiran teknologi digital itu juga beralasan. Berbagai fakta dilapangan ditemukan bahwa dengan adanya teknologi digital, realisasi program dapat terwujud dengan hanya menghitung waktu sangat pendek. Apabila dibandingkan dengan harus melalui proses bertemu langsung lalu melakukan negosiasi dan harus menentukan tempat.

Penghematan waktu, tenaga dan biaya mungkin salah satu jawaban yang sangat mendasar sehingga masyarakat digital sangat berkembang secara pesat saat ini. Perkembangan Teknologi digital  saat ini sudah dapat digunakan untuk memesan apa saja dan terhubung dengan komunitas yang lain, dan lalu disambung pada komunitas pekerja, maka kebutuhan barang yang dibutuhkan dapat diperoleh secara cepat dan bahakan tepat waktu pula. Contoh yang sangat kontemporer adalah munculya berbagai aplikasi kendaraan alternatif yang dipesan melalui teknologi digital dan dalam waktu singkat datang dihadapan pemesannya. Selain itu makanan yang dibutuhkan tinggal mengirimkan pesan, maka dalam waktu dekat  itupun juga datang tepat waktu.

Tumbuhnya para pekerja sebagai jembatan dalam masyarakat digital itu, sangat ditentukan oleh pemesan dari pihak lain dengan tanpa mengenal identitas dan membeli di mana dan bahkan tidak mengetahui apakah betul pesanan yang diharapkan belanja pada lokasi yang sudah ditentukan. Artinya kehadiran teknologi digital menjadi jembatan yang sangat kokoh dengan hanya mengandalkan kepercayaan (trust) pada jembatan yang tidak dikenal identitasnya. Kehadiran masyarakat digital bukan lagi sebuah komunitas didunia maya, namun ternyata sudah berada dalam dunia nyata.

 

Suwaib Amiruddin

Sosiolog dan Ketua STISIP Setia Budhi

 

Â