Kelompok KKM 74 Untirta Kenalkan Ecoprint, Dorong Warga Karangsetra Manfaatkan Bahan Alami

Spread the love

Pandeglang – Kelompok 74 KKM Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan workshop pembuatan ecoprint untuk pemula di Desa Karangsetra, Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang, pada Jumat, 24 Januari 2025. Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh masyarakat setempat, khususnya para ibu rumah tangga, yang antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir.

Sebagai informasi, ecoprint merupakan teknik pencetakan pada bahan kain atau sejenisnya yang menggunakan bahan-bahan organik seperti daun, bunga, dan batang tanaman untuk menghasilkan pola pada media cetak.

Workshop dimulai dengan pemberian materi yang mencakup pengertian ecoprint, tujuan dan fungsinya, berbagai teknik pembuatan ecoprint, hingga potensi pemanfaatannya sebagai peluang usaha kreatif. Setelah sesi materi, para peserta diajak langsung mempraktikkan teknik pembuatan ecoprint menggunakan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Ketua Kelompok KKM 74, Fransiskus, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan ini. “Semoga dengan adanya workshop ecoprint dapat membantu untuk mengembangkan kreativitas maupun membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat, khususnya ibu-ibu,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang partisipan, Yuni (50), mengungkapkan kesannya usai mengikuti workshop. “Terima kasih sudah mengundang ibu-ibu warga Desa Karangsetra di workshop ecoprint. Workshop ini sangat menambah ilmu, dan saya berharap ilmu ini bisa digunakan untuk peluang usaha dan menjadi mata pencarian tambahan,” katanya dengan penuh semangat.

Melalui workshop ini, Kelompok 74 KKM Tematik Untirta berharap masyarakat Desa Karangsetra dapat meningkatkan kreativitas sekaligus memanfaatkan keterampilan baru ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menggerakkan potensi lokal dan mendukung pemberdayaan masyarakat.