Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) bersama Said Aqil Siroj Institut (SAS Institut) menggelar dialog publik sebagai peringatan tahun baru Islam Satu Muharam dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menata Indonesia” di Perumahan Persada Banten, Senin (31/7).
Acara tersebut menghadirkan para narasumber dari Dekan Fakultas Syariah UIN SMH Banten, A. Zaeni. Ketua Program Doktor Hukum Keluarga Islam UIN SMH Banten, Ahmad Hidayat. Guru Besar Bidang Sosiologi Untirta, Suwaib Amiruddin.
Menurut Hidayat, menjaga perdamaian di antara manusia perlu memiliki rasa ukhuwah.
“Untuk menjaga dan menuju perdamaian itu kita perlu memiliki rasa ukhuwah,” ucapnya.
Ada dua macam ukhuwah menurut Hidayat yaitu ukhuwah binsaniah yaitu ikatan persaudaraan karena agama, dan ukhuwah insaniah yaitu ikatan persaudaraan karena manusia.
“Maka dari itu penting nya ukhuwah dala membentuk perdamaian baik lintas suku ataupun agama,” bebernya.
Secara bersamaan menurut Zaeni, perlunya sikap lii ta’arofu yaitu menciptakan suasana saling mengenal.
“Kita perlu memiliki sikap tersebut untuk menciptakan suasana saling mengenal dengan baik,” jelasnya.
“Karena seperti filosofis Sunda, lidi satu tidak akan bisa membersihkan sampah, tetapi jika digabungkan banyak akan memiliki kekuatan,” tambah Zaeni.
Di sisi lain, Suwaib menuturkan, bangsa Indonesia dipersatukan oleh bahasa, suku, dan agama.
“Bangsa Indonesia sangat beragam, banyak yang berbeda agama juga sama kita, maka perlunya kita saling menjaga perdamaian,” katanya
Suwaib pun berpesan untuk saling menjaga damai antar manusia yang memiliki perbedaan dan meningkatkan sikap ukhuwah.
Direktur eksekutif SAF Muhamad Suhada turut menyampaikan bahwa kebersamaan menjadi kunci untuk membangun peradaban yang lebih baik, karena sejatinya sebuah negara bisa terwujud karena adanya sikap gotong royong dan rasa persatuan yang kuat dari setiap individu masyarakatnya.
“Indonesia ini adalah negara multikultural dan banyak orang memiliki kepentingan di dalamnya, oleh karena itu sikap persatuan sangat dibutuhkan agar masyarakat mau bersama sama bergotong-royong menata Indonesia ke arah yang lebih baik”. Tutur Suhada.
Penulis : Humas SAF