Reza Maulana: Mengawal Kekuasaan, Untuk Memastikan Jalannya Layananan Publik

Spread the love

Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) menyelenggarakan diskusi publik pada Februari 2026 berlokasi di kawasan Outdoor Universitas Serang Raya (Unsera) Kota Serang  dengan tema Sejauh mana suara publik dapat memberikan dampak dalam mengawal kekuasaan?. Diskusi tersebut menghadirkan narasumber Dimas Noto Jagad Khatulistiwa (Aktivis HMI Unsera); Uswatun Hasanah (Ketua Umum Kohati Cabang Lebak); Gema Rheksa Maulana (Ketua PMII Untirta); Reza Maulana (Peneliti SAF).

Menurut Reza Maulana bahwa Jalannya pemerintahan bukan hanya dilihat dari sejauhmana mereka melaksanakan rutinitas kegiatannya semata, namun terpenting yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah sejauhmana komitmennya melayani masyarakat.

Lanjut Reza bahwa kehadiran pemerintah dalam hal ini, memiliki tanggungjawab untuk mengatur jalannya layanan publik serta menyiapkan berbagai infrastruktur layanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat agar masyarakat dapat merasakan apa yang sudah diberikan oleh pemerintah.

Pemerintahan yang baik adalah memiliki komitmen untuk menjamin ketersediaan kebutuhan dasar kehidupan masyarakat. “Kehadiran pemerintah harus dipastikan mampu memetakan berbagai potensi masalah yang dirasakan oleh masyarakat dan mencarikan solusi alternatifnya”. Harap peneliti muda SAF.

Secara struktur kebijakan telah ditemukan berbagai layanan yang sudah diberikan oleh pemerintah terhadap masyarakat baik jangka pendek dan maupun sifatnya jangka panjang. Namun bukan berarti bahwa masyarakat hanya didorong untuk dapat menerima manfaat sementara saja.

Kehadiran layanan pada masyarakat bukan hanya dilihat dari apa yang dirasakan hari ini, namun diharapkan lebih pada jangka panjang. “Kehadiran kita semua dalam mengawal jalannya pemerintahan, sudah menjadi kewajiban kita semua agar kekuasaan berjalan sesuai dengan rencana dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat Indonesia. “Tegas Mahasiswa Teknik Informatika Unsera”. (Humas SAF)