Serang-SAF (4/1). Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) melakukan dialog publik dengan menghadirkan pimpinan mahasiswa dari berbagai kampus dengan tema Mahasiswa Melihat Indonesia Untuk Rekomendasi Membangun Negeri 2023 bertempat di Rumah Buku SAF Persada Banten Blok D3 No.1 Kota serang-Banten (3/1)
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Direktur Eksekutif SAF Muhamad Suhada, Presiden Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Ferdinan Algifari Putra, Ketua Umum Kajian Ilmiah Universitas Faletehan Murhayah, Moderator Relawan SAF Nurul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri dari unsur mahasiswa dan kegiatan tersebut di laksanakan secara live melalui instagram @rumahbukusaf_.
Direktur Eksekutif SAF Muhamad Suhada dalam sambutannya bahwa tema hari ini merupakan tema yang strategis karena membahas berkaitan peran mahasiswa dalam mengisi dan meneruskan pembangunan di negeri ini. Mahasiswa merupakan komunitas atau masyarakat yang sangat penting untuk mengambil bagian dalam membangun negeri ini. Berdasarkan sejarah berbagai perubahan di negeri ini, kehadiran mahasiswa merupakan ujung tombak dalam menginisiasi berbagi perubahan di negeri ini.
Presiden Mahasiswa Untirta Ferdinan Algifari Putra berpandangan bahwa mahasiswa dan pemuda Indonesia merupakan potensi yang sangat besar untuk membangun negeri ini. Dalam mendukung pembangunan dan kemajuan hari ini dan di masa depan mahasiswa dan pemuda adalah salah satu kelompok atau komunitas yang diandalkan sebagai agen perubahan.
Lanjut Ferdinan bahwa “Pembangunan dan perubahan merupakan suatu keniscayaan, sehingga tetap diperlukan regenerasi untuk kemajuan Indonesia tahun 2023 dan selanjutnya”. Tegasnya
Murhaya berpandangan bahwa dalam hal kemajuan regenerasi maka satu hal yang perlu diperhatikan adalah hal bidang kesehatan.
“Pengaruh kesehatan bisa berdampak pada kemajuan regenerasi Indonesia kedepannya dan berpengaruh juga pada tingkat intelegnsi dan pola pikir pada generasi berikutnya”. Ujarnya
Direktur Media Center Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) Zaenal Afriza Mutaqin sebagai inisiator Kegiatan Dialog Publik Bersama Mahasiswa 2023 menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara berseri atau bertahap dan akan dilakukan dari berbagai kampus dan berbagai daerah di Indonesia.
Hal itu dibenarkan Direktur Rumah Buku SAF Aidil Syahrun Abdi bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) dan dilakukan di berbagai lokasi. “bisa saja di rumah buku dan atau pelataran ruang publik dan kampus, tergantung pada kondisi dan wilayah kegiatan”. “Tutupnya” (Humas SAF)