Regenerasi di Tubuh SAF

Spread the love

Serang- SAF (5/9) Regenerasi merupakan suatu hal yang biasa dalam tubuh organisasi, demikian disampaikan oleh Direktur Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) Jaka Permana pada acara serah terima pengurus harian SAF (5/9) bertempat di Rumah Buku SAF. “ benar pergantian Kepengurusan dilakukan pada tataran Direktur Eksekutif SAF, dari Tubagus Rahmat sebagai Direktur Eksekutif sebelumnya dan ditunjuk Direktur Eksekutif SAF yang baru Moch. Fahmi Abduh. “Ungkapnya”
Menurut Tubagus Rahmat pergantian yang dilakukan oleh internal SAF, merupakan hal yang biasa dan saya juga sangat setuju dengan adanya regenerasi agar pengurus harian dapat berjalan dengan baik terutama roda kegiatan SAF, tegasnya
SAF merupakan organisasi kajian yang sangat konsisten melihat dan menganlisis dan mencarikan solusi alternatif terhadap situasi dan konsidi sosial yang berkembang setiap saat, sehingga sangat dibutuhkan generasi progressif dan memiliki ide-ide dan gagasan yang mengerti kondisi peradaban di negeri ini. “Terangnya”. Selama ini saya sudah melahirkan kader-kader yang mumpuni untuk melanjutkan slogan Membangun Bangsa Melalui Modal Sosial. “Ungkapnya”
Menurut Moch. Fahmi Abduh, saya ditunjuk menjadi Direktur Eksekutif SAF, melalui pendekatan kaderisasi yang dipantau melalui pendekatan progress kegiatan SAF yang saya lewati selama ini, dan lebih mengedepankan kemampuan Riset, Kajian dan kegiatan Pengabdian pada masyarakat. “Tegasnya” .
Kegiatan kedepan saya akan tetap melanjutkan komitmen SAF yang dicetuskan oleh Pembina sekaligus Pendiri SAF Suwaib Amiruddin, bahwa Membangun Bangsa Melalui Modal Sosial. Penguatan pembangunan di negeri ini dibutuhkan kemampuan untuk menyatukan modal sosial yang dimiliki oleh elemen anak bangsa di negeri ini agar kita tetap menjadi bangsa yang kuat, mandiri dan bermartabat, saya sebagai Direktur Eksekutif akan mengajak dan membekali Relawan SAF dalam mewujudkan komitmen pembina. “Harapnya”
Khaerul Anam Direktur Madia Centre SAF mengatakan Kegiatan serah terima merupakan momentum untuk lebih mengaktualisasikan dan menginternalisasikan konsep SAF pada masyarakat dan kalangan anak bangsa di negeri ini. “Semoga pergantian kepemimpinan pada pengrus harian SAF lebih memberikan nuansa baru dan progress untuk mencarikan solusi alternatif dalam setiap kondisi sosial yang terjadi di negeri ini. “Ungkapnya” (KA-SAF)