Kabupaten Serang, 31 Januari 2023. Kelompok 110 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kebuyutan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang mengadakan program 3in1 (Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak) sebagai salah satu program kerja guna membantu warga desa Kebuyutan dalam upaya tertib administrasi.
Menurut Pak Habudin, selaku kepala Desa mengungkapkan bahwa masih banyak warga yang belum memiliki kelengkapan dokumen administrasi pribadi maupun keluarga. Selain itu menurut penuturan warga setempat, masih banyak juga ditemukan praktik calo dalam proses pembuatan dokumen administrasi. Hal tersebut mendorong kelompok KKM 110 untuk membantu mengurus kelengkapan administrasi sesuai prosedur yang berlaku tanpa dipungut biaya sedikitpun.
Ketua Kelompok KKM 110, Saprudin mengungkapkan, bahwa program ini akan sangat membantu warga desa dalam mengurus kelengkapan dokumen administrasi.
“Menurut saya, kelengkapan dokumen administrasi atau tertib administrasi merupakan suatu hal yang penting yang harus dimiliki setiap masyarakat. Berdasarkan pemaparan kepala desa dan masyarakat desa kebuyutan kami menemukan masih banyaknya keluarga atau masyarakat yang masih belum memiliki kelengkapan administrasi. Hal tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu masyarakat dalam proses administrasi pelayanan publik ,” ujarnya.
Program ini tentunya diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh warga desa. Program ini merupakan salah satu program unggulan diantara beberapa program utama lainnya yang direncanakan oleh Kelompok KKM 110 Untirta.
Ketua RW 2 Desa Kebuyutan, Rosyid, mengemukakan bahwa,
“Menurut saya. Program ini sangat membantu warga desa kebuyutan, mengingat banyaknya proses administrasi yang memerlukan identitas. Selain itu program ini juga menolong warga yang memiliki keterbatasan ekonomi karena banyaknya praktik calo dan minimnya pengetahuan warga dalam mengurus dokumen administrasi.”
Rosyid berharap program ini dapat memudahkan warga desa kebuyutan dalam proses pembuatan dokumen administrasi yang selama ini cukup sulit dilakukan. Program ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan warga tentang cara mengurus dokumen administrasi yang benar sehingga tidak perlu lagi menggunakan jasa calo.