Pandeglang –SAF (4/7) Organisasi Masyarakat (Ormas) merupakan garda terdepan untuk membangun daerah, apabila bisa menjadi mitra pemerintah. Untuk menjadi mitra pemerintah, maka ormas harus memiliki program yang strategis membangun daerah. Ormas harus memiliki program potensi ekonomi jangka panjang dan upayakan bisa berkelanjutan dari generasi ke generasi.
Hal itu disampaikan Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si pada saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi peran organisasi masyarakat dalam memberdayakan ekonomi masyarakat yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Lingkungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten (3/7). Narasumber lainnya kepala Badan Kesbanglinmas Tatang Efendi, M.Si.
Lanjut Suwaib Apabila Ormas punya program yang bersinergi dengan pemerintah daerah, maka tinggal mengajukan program tersebut dengan bermitra pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana saja yang sesuai dengan program yang telah direncanakan. Apalagi pembangunan saat ini sudah sentralisasi di desa, maka dibutuhkan kehadiran ormas yang memiliki konsep dan kepedulian tentang isu-isu kontemporer di desa dan pesisir. “Tegas Sosiolog yang saat ini memiliki konsentrasi pada kajian desa dan pesisir yang telah mendorong kebijakan perlu ada sektor Perbankan untuk petani dan nelayan tanpa agunan”.
Suwaib berpandangan bahwa ormas merupakan salah satu kekuatan yang dapat diandalkan untuk membangun daerah. Mengapa jadi andalan, karena ada dua faktor, pertama ormas merupakan keberhimpunan berbagai elemen masyarakat, sehingga berpotensi untuk menggerakkan pembangunan; kedua ormas merupakan organisasi yang resmi dan diakui oleh pemerintah, sehingga dapat mengajukan perencanaan program pada pemerintah untuk bersama-sama membangun daerah. Untuk itulah tidak ada kata lain ormas harus menjadi penggerak pembangunan sebagai mitra pemerintah daerah. Ujar Kepala Pusat Studi Kelembagaan Desa dan Pesisir Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana Untirta”.
Tatang pun berpandangan sama, bahwa ormas merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah. Namun beliau berpesan agar ormas tetap terdaftar dan harus aktif melaporkan berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan. “kalau ormas itu aktif, maka setiap ada kegiatan yang dapat dilakukan dengan mitra ormas, maka akan selalu diundang untuk hadir dalam setiap kegiatan pemerintah daerah”. Harapnya”. (Anam-SAF)