Milad SAF Ke-4: Gerakan 1000 Buku Tulis

Spread the love

Serang-SAF (15/4)- Perjalanan Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) sebagai Lembaga Sosial yang memiliki konsentrasi membangun negeri ini dengan komitmen Membangun Bangsa Dengan Modal Sosial, hingga saat ini kiprahnya tetap konsisiten untuk memberikan motivasi pada anak-anak desa dan anak-anak pinggiran untuk membangun negeri ini dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

Anak-anak desa merupakan sumber daya yang potensial untuk membangun negeri ini, untuk itulah dibutuhkan motivasi dan dorongan serta bantuan atas keterbatasannya dari berbagai elemen. Kehadiran kami dari SAF untuk membantu anak-anak desa dari berbagai wilayah pada bulan Mei ini masih terfokus di wilayah Banten.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Suwaib Amiruddin Foundation Mochammad Fahmi Abduh pada acara pelepasan Relawan Gerakan 1000 Buku Tulis bertempat di Rumah Buku SAF dan didampingi oleh Direktur Rumah Buku SAF Jaka Permana (14/5). Dalam agenda penglepasan turut hadir Direktur Program SAF Miftahul Ulum, Direktur Media Center SAF (Khairul Anam) dan Direktur Arsip dan Dokumentasi (Jaka Maulana), Tubagus Rahmat (Koordinator Program Gerakan Buku Tulis) beserta perwakilan Relawan setiap titik wilayah kegiatan.

Lanjut  Fahmi bahwa agenda sesuai jadwal Gerakan Buku Tulis di fokuskan pada anak-anak desa di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan wilayah Pinggiran Kota Serang. Wilayah itu sudah siap dilaksanakan dan Relawan SAF sudah menyiapkan kegiatannya. “Ungkapnya”

Kegiatan Gerakan Buku Tulis Untuk Anak Desa yang digagas oleh SAF bukan hanya di lakukan di Banten, namun sesuai agenda tahun 2019 ini, SAF akan melakukan kegiatan serupa pada bulan Juli-Agustus 2019 mulai dari Banten Hingga Banyuwangi, dan kemudian dilanjutkan pada bulan September-Desember dari Lampung hingga Aceh. “tegasnya”

Untuk itu kami dari keluarga Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) memohon doa dan dukungannya serta kalau ada yang mau berpartisipasi mendonasikan sebagian penghasilannya dalam bentuk buku, tentunya kami sangat berterima kasih. Wujud kegiatan inilah bisa menjadi jembatan bagi anak desa, setidaknya membantu meringankan beban untuk anak desa agar dapat meraih masa depan dalam berkontrbusi membangun negeri ini. “tutupnya”. (Anam-SAF)