Serang- SAF (19/12) Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) melakukan regenerasi dalam rangka mewujudkan keberlanjutan dan keberlangsungan program-program kerja SAF kedepan. Kegiatan tersebut dilakukan di rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (RB-SAF) di komplek Perumahan Persada D3 No.1 Kota serang-Banten (19/12)
Regenerasi kepengurusan merupakan tradisi peradaban SAF, dan tradisi peradaban tersebut tidak mengenal periodesasi dan masa pengelolaanya. Hal itu disampaikan Andri Wiguna saat di temui di Rumah Buku SAF sebagai Direktur Eksekutif periode sebelumnya. “Perlu saya sampaikan bahwa sebenarnya pengelolaan di SAF itu tidak ada istilah masa periodisasi, namun lebih pada mengedepankan tradisi kekeluargaan” . Tegas Alumni Program Sarjana Ilmu Pemerintahan Fisip Untirta”
Lebih lanjut Andri, sebagai lembaga kajian intelektual dan pengabdian pada masyarakat, SAF tetap melakukan kaderisasi agar kedepan memiliki kemampuan untuk mengelola keberlangsungan lembaga.
Andri menegaskan bahwa saat ini saya memiliki kesibukan di lingkungan birokrasi pemerintahan, sehingga waktu saya agak terbatas, maka itulah membutuhkan pengelola yang lebih concern melanjutkan program di SAF.
“perlu saya sampaikan bahwa tradisi SAF tetap mengedepankan prinsip kekeluargaan, sehingga walaupun saya tidak dipengelola, namun SAF tetap menjadi bagian dari keluarga besar kami dan selalu hadir sebagai pembina dan tetap berkewajiban menjaga tradisi peradaban dan keberlanjutan SAF”. Ujarnya (humas SAF)